[ BOOKS ] ✭ Doa Ibu Author Sekar Ayu Asmara – Thomashillier.co.uk

Doa Ibu Akhir Akhir Ini, Kehidupan Pelukis Ijen Banyak Dihadang Berbagai Macam Keanehan Dimulai Dari Resepsi Pernikahan Sahabatnya, Khaled Sang Pengantin Wanita, Dewanti, Menghilang Begitu Saja Dari PelaminanPencarian Dewanti Membawa Ijen Ke Dalam Perjalanan Yang Membuatnya Semakin Sesat Dalam Ketidakpastian Satu Per Satu Sahabatnya Pun Turut Lenyap Tak BerbekasSementara Itu, Madrim Berduka Suaminya, Bintang Joyokusumo, Meninggal Karena Serangan Jantung Bersama Anaknya, Sinta, Ia Menerima Tamu Yang Hadir Melayat Namun Ia Tak Pernah Menduga Akan Bertemu Istri Simpanan SuaminyaKematian Suaminya Seakan Membuka Pintu Masa Lalu Madrim Satu Per Satu, Rahasia Yang Selama Ini Terpendam, Mulai Mengambang Ke Permukaan Dan Madrim Tak Punya Pilihan Kecuali Menghadapi Kebenaran Demi Kebenaran Yang Terungkap Termasuk Tentang Cinta Terlarang Yang Selama Ini TersimpanRahasia Tergelap Baru Terungkap, Ketika Kehidupan Ijen Dan Madrim Berhenti Di Titik Putaran Takdir Yang Sama Sebuah Masa Lalu Saling Mengikat Dan Mengaitkan Mereka Berdua Dan Akhirnya Membawa Mereka Ke Satu Kebenaran Yang Paling Hakiki


About the Author: Sekar Ayu Asmara

Sekar Ayu Asmara lahir di Jakarta, Indonesia Menghabiskan masa kecil berpindah pindah di beberapa negara mengikuti karier diplomat ayahnya Pernah menetap di Afghanistan, Turki, dan Negeri Belanda.Semua bidang seni yang ditekuni, dipelajari Sekar secara otodidak Baik itu sebagai sutradara film, pelukis, produser musik, penulis skenario, maupun penulis novel.Film pertamanya, Biola Tak Berdawai, mendapatkan anugerah The Naguib Mahfouz Prize di Cairo International Film Festival 2003 Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada sutradara film pertama Film ini juga dianugerahi penghargaan Best Actress untuk Ria Irawan di Asia Pacific Film Festival, Shiraz, Iran 2003 Sementara Bali International Film Festival, Indonesia 2003, menganugerahkan penghargaan Best Actor bagi Nicholas Saputra dan Best Music untuk Addie MS.Film keduanya, Belahan Jiwa, juga memenangkan penghargaan The Best International Feature Film di ajang New York International Independent Video and Film Festival 2007.Sekar telah menerbitkan tiga novel Pintu Terlarang, Kembar Keempat, dan Doa Ibu Film Biola Tak Berdawai dinovelisasikan oleh Seno Gumira Ajidarma Sementara novel Pintu Terlarang telah diangkat menjadi film layar lebar oleh Joko Anwar.email xekarayu gmail.com



10 thoughts on “Doa Ibu

  1. says:

    Sekar Ayu Asmara selalu bermain main dengan aborsi Seperti novel sebelumnya Pintu Terlarang dan Kembar Keempat, di Doa Ibu pun ia mengetengahkan isu aborsi, walaupun agak tersamar sehingga tidak terlihat seperti isu sebenarnya Cerita yang nampak adalah persahabatan antara sekelompok seniman muda Ijen, Giok Nio, Cepol, Khaled, Rajiv, dengan berbagai karakter yang tinggal bersama dan merencanakan melakukan pameran bersama, dan satu kejadian yang menimpa salah satu dari mereka Karena saya agak t Sekar Ayu Asmara selalu bermain main dengan aborsi Seperti novel sebelumnya Pintu Terlarang dan Kembar Keempat, di Doa Ibu pun ia mengetengahkan isu aborsi, walaupun agak tersamar sehingga tidak terlihat seperti isu sebenarnya Cerita yang nampak adalah persahabatan antara sekelompok seniman muda Ijen, Giok Nio, Cepol, Khaled, Rajiv, dengan berbagai karakter yang tinggal bersama dan merencanakan melakukan pameran bersama, dan satu kejadian yang menimpa salah satu dari mereka Karena saya agak terbiasa dengan isu ini dari SAA, maka saya mulai menebak nebak bagaimana keterkaitan antar tokoh tokohnya Ada Madrim, seorang janda dari pengusaha sukses yang terpukul karena ternyata suaminya memiliki wanita lain semasa hidupnya Dan Sinta, anak mereka yang go international sejak umur 12 tahun, dengan pemahaman multi modern sebagai wanita yang hidup di jaman global Cerita ini yang dirangkai oleh SAA menjadi satu keterkaitan yang memiliki akhir mengejutkan, sedikit berbau misteri. dan ternyata memang misterius.Kehilangan istri Khaled secara misterius di pesta pernikahannya sendiri, disusul dengan menghilangnya mendadak catatan2 tentang siapa dia, bahkan juga sampai klinik tempat ia dilahirkan Juga munculnya cenayang bernama Ajeng, cinta Ijen pada Giok Nio. Lalu satu per satu menghilang..Secara umum, karena saya sudah cukup mengenal karya SAA, saya tidak terkejut dengan ending ini Sayang sekali cerita yang dibangun tidak sekuat Pintu Terlarang, yang memang isu aborsi menjadi topic yang jelas dikenali dalam cerita Atau Kembar Keempat, yang juga tertutupi dengan cerita tiga kembar dan dua perempuan menjadi satu cerita menarik yang melanglang buana Ini juga tampak di film karya SAA, Biola Tak Berdawai tentang penebusan dosa dan Belahan Jiwa yang lebih ke kejiwaan si tokoh yang memiliki empat alter ego.Tapi jelas di semua cerita SAA, selalu ada tokoh wanita yang melakukan aborsi Isu inilah yang menjadi salah satu sikap populer yang harus diambil calon pemimpin di Amerika ini, pro choice atau pro life Di Indonesia sendiri, angka aborsi tidak diketahui dengan pasti karena disini memang tidak dilegalkan selain aborsi karena penyakit yang mengancam keselamatan si ibu pada kehamilan usia muda Jelas lebih tinggi daripada angka yang sudah pernah dibongkar dan diungkap oleh Depkes Tapi anehnya, seiring pemahaman masyarakat, aborsi banyak terjadi pada level masyarakat dengan tingkatan pemahaman yang tinggi akan bahaya dan ketidakbahayaannya Karena jelas biaya aborsi lebih besar daripada melahirkan biasa, karena banyaknya yang dilakukan sembunyi sembunyi Ini yang membuat mahal Atau itu memang jalan pintas untuk menyelamatkan muka dan keluarga Saya pernah mendampingi dua teman yang terjebak dalam situasi seperti ini Teman saya yang pertama, berumur 23 tahun, pacaran baru 6 bulan dan ternyata kemudian terlalu jauh hingga akhirnya hamil Ia sempat bingung dan tidak menginginkan bayinya ini Ia menyembunyikan kehamilannya dari orang tuanya selama sebulan Setiap hari mengeluh dan bertemu kami menangis sampai berpikiran untuk bunuh diri Ia ingin aborsi Kami sempat nanya nanya orang tempat aborsi Pacarnya takut, kalau aborsi bisa mengancam jiwanya, juga perasaan bersalah berkepanjangan Akhirnya dengan menahan takut dan malu, mereka mengaku dengan murka orang tua si cewek, mereka menikah sebulan kemudian Namun pernikahan mendadak, menghilangkan cinta Lima bulan kemudian, mereka berpisah Si anak lahir tak ditunggui ayahnya Teman saya yang kedua, hamil di umur 24 tahun Pacaran baru 5 bulan juga Padahal ia tidak begitu kenal keluarga pacarnya Tidak berani juga ia mengahadapi ayahnya Dalam keadaan panik, ia memilih untuk aborsi Pacarnya tidak terima keputusannya dan memilih meninggalkannya Ia menjalani tindakan aborsi sendiri, dengan salah satu teman yang diaku sebagai suaminya Yang penting ada uang, dan tindakan berjalan lancar Untuk keduanya, tentu saya menyarankan untuk tidak aborsi Pendampingan mental yang cukup perlu untuk mereka agar bisa melanjutkan hidup mereka lagi Mungkin inilah kurangnya sex education di masa sekolah karena dianggap tabu, malu untuk diungkap, terlalu banyak simbol simbol yang membuat tidak diungkap bahaya dan risikonya secara jelas Hanya sampai bagian, kalau terlalu jauh, nanti hamil lho. Tidak pernah dijelaskan bagaimana menghindari pesona rayuan gombal di tempat sepi, atau bagaimana malu luar biasanya yang harus ditanggung keluarga karena si anak perempuan hamil Yang akan lebih menanggung bebannya kalau ada apa apa juga wanita Kurasa SAA juga sedikit banyak ingin menanamkan kesadaran ini pada wanita tentang perasaan yang dialami Pergulatan emosi, percekcokan jiwa, yang dialami antara keinginan menjadi seorang ibu, atau keegoisan menjadi dirinya sendiri, membuat keputusan itu yang diambil.Tapi kuncinya ada di kita, para wanita, di sinilah kita harus bisa membentengi diri dengan iman dan harga diri, agar tidak terjebak dalam rayuan setan bagai bermain biduk Rayani Sriwidodo angin memberinya kelincahan ombak meminta darinya perhatian bintang menguakkan baginya kegelapan aku berat melepas mendiang bah, itu paradok yang hidup atas bayangan sementara menggenggam saputangan penghapus air mata kabungsimbol ungkapan arif cuma cacing tanah yang punya banyak waktuuntuk orang orang yang sudah mati demikianlahkilat tikaman lingga di malam peluh erang maut disusul sekian tubuh terperosok ke dunia di sekian bilik bersalin daratan lepastepi berpalingprotect yourself, girls sebelum terjadi, andalah remnya


  2. says:

    Masih karena efek Pintu Terlarang, meskipun ada kekurangan di sana sini, tulisan Sekar Ayu Asmara sepertinya punya daya tarik tersendiri Mengisahkan dua kehidupan berbeda antara seorang pelukis bernama Ijen dengan seorang wanita yang baru saja berduka bernama Madrim Keduanya memiliki kisah serupa ditinggal pergi Madrim kehilangan suaminya dalam sebuah kematian, sedangkan Ijen kehilangan teman dan sahabatnya melalui kejadian yang tidak lazim.Doa Ibu memiliki jalan cerita yang lebih sederhan Masih karena efek Pintu Terlarang, meskipun ada kekurangan di sana sini, tulisan Sekar Ayu Asmara sepertinya punya daya tarik tersendiri Mengisahkan dua kehidupan berbeda antara seorang pelukis bernama Ijen dengan seorang wanita yang baru saja berduka bernama Madrim Keduanya memiliki kisah serupa ditinggal pergi Madrim kehilangan suaminya dalam sebuah kematian, sedangkan Ijen kehilangan teman dan sahabatnya melalui kejadian yang tidak lazim.Doa Ibu memiliki jalan cerita yang lebih sederhana ketimbang Pintu Terlarang Di sini, hanya ada dua cerita yang jelas paralel Ijen dan Madrim Pola penyajiannya juga masih sama dengan Pintu Terlarang, disuguhkan secara bergantian yang nantinya akan semakin mengerucut, memberikan satu saja penjelasan besar akan apa yang terjadi dalam hidup para tokohnya.Tulisan Sekar Ayu Asmara memang memiliki kekuatan magis Meskipun sempat merasa jengah dengan penggunaan kata dan hal lain penjelasan insignifikan tentang tokoh, tempat, pokoknya semua hal pasti diberi nama oleh penulis , ceritanya membuat pembaca penasaran dan ingin meneruskan hingga akhir Pembaca akan bertaruh pada tebakannya sendiri atau malah kalah telak dari tulisan Sekar Ayu Asmara.Ada yang mengatakan kalau topik antara Pintu Terlarang dengan Doa Ibu masih satu garis kepemilikan rahim perempuan Bahkan Sekar Ayu Asmara menuliskan kalimat yang sama baik di Pintu Terlarang maupun di Doa Ibu Namun, konteks yang ditampilkan berbeda 180 derajat baca Pintu Terlarang untuk tahu perbedaan konteksnya.Mengapa hanya dua bintang Ya seperti Pintu Terlarang, Sekar Ayu Asmara tampaknya punya kebiasaan untuk memberikan nama lengkap plus sejarah semua tokohnya dengan cukup mendetil Belum lagi nama nama tempat latar cerita Bagiku pribadi, hal tersebut cukup mengganggu kenyamanan membaca Secara keseluruhan, Doa Ibu bisa dinikmati Terutama jika paham dengan konteks dan pesan yang ingin disampaikan oleh penulisnya


  3. says:

    Sudah punya sejak lama, baru selesai dibaca beberapa tahun kemudian karena bukunya sempat hilang tapi ketemu lagi , dan baru sekarang ada keinginan untuk menulis resensinya.Saya beli buku ini setelah beli, baca, dan suka dengan buku Pintu Terlarang buku itu pun saya beli setelah suka dengan filmnya Saya suka dengan cara bercerita Sekar Ayu Asmara di Pintu Terlarang, terutama twist nya yang apik, sehingga harapan saya untuk buku ini pun cukup tinggi.Buku ini memiliki dua cerita yang berjalan Sudah punya sejak lama, baru selesai dibaca beberapa tahun kemudian karena bukunya sempat hilang tapi ketemu lagi , dan baru sekarang ada keinginan untuk menulis resensinya.Saya beli buku ini setelah beli, baca, dan suka dengan buku Pintu Terlarang buku itu pun saya beli setelah suka dengan filmnya Saya suka dengan cara bercerita Sekar Ayu Asmara di Pintu Terlarang, terutama twist nya yang apik, sehingga harapan saya untuk buku ini pun cukup tinggi.Buku ini memiliki dua cerita yang berjalan secara pararel, bersisian, dan baru bertemu di endingnya Cerita pertama tentang Ijen dan kawan kawan pelukis muda lainnya Mereka menghadiri pesta pernikahan kawan mereka, Khaled Namun, saat mati lampu, Dewanti sang pengantin wanita lenyap begitu saja Hal ini membuat Khaled frustrasi dan akhirnya mencoba bunuh diri Nyawanya berhasil diselamatkan tapi ia koma Ijen dkk pun mencoba mencari Dewanti, tapi mereka justru menghadapi kasus misterius, karean Dewanti diduga tak pernah lahir ke dunia ini.Cerita kedua tentang Madrim yang ditinggal mati oleh suaminya Anak semata wayang mereka, Sinta, adalah anak yang hebat dan sukses sekolah di singapura, kuliah di AS, tunangan dengan cowok Dubai Tapi, pernikahan mereka yang selama ini dianggap bahagia menyimpan rahasia Bintang, suami Madrim, ternyata punya istri muda Hal ini mengagetkan Sinta sehingga mencoba untuk mencari tahu lebih dalam tentang pernikahan kedua ayahnya itu Dan, Sinta juga curiga ibunya yang kaku pun memiliki rahasia yang tak kalah kelamnya.SAA rupanya suka dengan kisah kisah misteri horor thriller psikologis yang sureal dan absurd, di mana ia senang bermain main dengan tema yang berkaitan dengan perempuan, seni, budaya Dunia di novel SAA adalah dunia yang ideal bagi tokoh tokohnya, di mana mereka punya dunia yang sempurna Kaya semua, punya link luas, gampang melakukan ini itu, bolak balik ke luar negeri kayak ke luar kota Ada saatnya dunia yang sempurna itu bikin pembaca lelah karena sirik, dunia mereka nggak sempurna kayak dunia para tokoh novel ini Tapi, rupanya di balik dunia yang sempurna itu ada ketidaksempurnaan yang penuh borok bahkan mengerikan, sehingga pembaca bisa memaafkan kesempurnaan dunia para tokoh di buku ini.Sebenarnya ada beberapa hal yang mengganjal di hati saya sewaktu membaca novel ini Yang paling kentara adalah twist nya yang agak terlalu mendadak, sehingga saya merasa korelasi antara kedua cerita tersebut jadi kurang kuat Bayangkan, dari 45 bab CMIIW , misteri belum juga terkuak padahal sudah sampai ke bab 35 an Tidak ada petunjuk petunjuk yang disembunyikan di bab bab sebelumnya Mungkin SAA khawatir twist nya bisa ditebak dengan mudah Tapi, ini juga membuat SAA seperti takut takut dan tak pandai menyembunyikan petunjuk Yang ada justru jebakan jebakan yang diharapkan membuat pembaca terkecoh, seperti fungsi Ajeng yang rasanya tak berarti terhadap cerita, padahal jebakan jebakan itu kurang ampuh Juga, misteri tentang identitas Sinta malah baru dibuka di bab terakhir, tanpa penjelasan yang cukup, dan cerita kemudian selesai.Untuk twist nya sendiri, menurut saya Pintu Terlarang lebih pintar Twist di Doa Ibu lebih fantasiah tapi karena premisnya unik, saya senang senang saja dan tidak mempermasalahkannya, meski tidak juga mendapatkan moment my mind has been blown away It s okay, twistnya kena, tapi tidak dahsyat, IMO.Secara keseluruhan saya cukup puas dengan buku ini 3,5 5


  4. says:

    Saya membaca novel ini jauh setelah saya membaca dan menonton Pintu Terlarang, oleh karena itu sulit untuk tidak membandingkan kedua novel tersebut Sepertinya, Sekar Ayu Asmara memiliki formulanya sendiri dalam membuat cerita misteri horor psikologis semacam ini Ia membuat dua buah plot yang berjalan secara paralel dan ditampilkan secara bergantian, membuat pembaca terus mempertanyakan hubungan dari dua cerita itu Pada bagian awal, inti cerita masih sangat kabur, namun menimbulkan rasa penasa Saya membaca novel ini jauh setelah saya membaca dan menonton Pintu Terlarang, oleh karena itu sulit untuk tidak membandingkan kedua novel tersebut Sepertinya, Sekar Ayu Asmara memiliki formulanya sendiri dalam membuat cerita misteri horor psikologis semacam ini Ia membuat dua buah plot yang berjalan secara paralel dan ditampilkan secara bergantian, membuat pembaca terus mempertanyakan hubungan dari dua cerita itu Pada bagian awal, inti cerita masih sangat kabur, namun menimbulkan rasa penasaran dengan adanya sebuah konflik besar orang yang tiba tiba lenyap begitu saja di pesta pernikahannya Pembaca yang telah membaca Pintu Terlarang pasti paham bahwa kita tidak bisa begitu saja percaya pada realitas yang ditampilkan dalam latar novel Sekar Ia senang sekali bermain main dengan delusi, mimpi, dunia surealis, dan psikoanalisis, tidak terkecuali dengan novel ini.Semakin lama, cerita menjadi semakin absurd dan skala kengeriannya menjadi semakin luas Hubungan antara kedua plot menjadi semakin jelas, meski pembongkaran misteri hubungan kedua plot itu terasa agak mendadak Banyak hal hal yang muncul begitu saja seolah baru ditambahkan secara terburu buru, juga latar dunia yang banyak menyisakan pertanyaan Seperti rapalan kalimat I love youdan perfection di Pintu Terlarang, dalam novel ini pun Sekar mengulang berbagai perumpamaan mengenai warna di setiap awal babnya Awalnya ciri khas itu terasa menarik, sebab bisa menggambarkan profesi seniman pelukis yang dilakoni para tokohnya, meski agak menyebalkan juga dijejali terminologi nama nama warna seperti itu Setelah beberapa bab, mata saya cenderung melewati paragraf tentang warna tersebut karena sudah kebal Dialog dan narasi dalam novel ini sangat ringan dan mudah dipahami Sejak awal saya tidak mengharapkan kata kata yang puitis atau witty karena tampaknya itu memang bukan gaya Sekar Sayangnya, beberapa komentar masalah sosial dan agama yang disusupkan dalam dialognya terasa agak dipaksakan.Novel ini mengasyikkan dan bisa membuat saya penasaran Hal yang paling saya sukai dari novel ini adalah bagaimana Sekar mempermainkan plot cerita


  5. says:

    Doa Ibu menggunakan metode yang sama dengan buku Mbak Sekar Pintu Terlarang Dua kehidupan yang berdiri sendiri, tapi ditumbukkan di satu titik di akhir akhir bab, sehingga mengguncangkan pembaca dengan apa yang diyakininya dari awal.Tepat, saat membaca novel ini saya terus penasaran Hubungan antara hidup Ijen dan Madrim apa sih Seperti dua tokoh tidak bersinggungan yang punya kehidupan sendiri sendiri Penasaran itu terus meruncing sampai titik itu membongkar semuanya Mengejutkan Iya Namun Doa Ibu menggunakan metode yang sama dengan buku Mbak Sekar Pintu Terlarang Dua kehidupan yang berdiri sendiri, tapi ditumbukkan di satu titik di akhir akhir bab, sehingga mengguncangkan pembaca dengan apa yang diyakininya dari awal.Tepat, saat membaca novel ini saya terus penasaran Hubungan antara hidup Ijen dan Madrim apa sih Seperti dua tokoh tidak bersinggungan yang punya kehidupan sendiri sendiri Penasaran itu terus meruncing sampai titik itu membongkar semuanya Mengejutkan Iya Namun, saya kurang puas Isu psikologi atau sakit jiwa sedikit disinggung Keanehan dan absurditas tersebar di mana mana Tentu, saya menebak si Ijen ini punya alter banyak Atau salah satu dari mereka adalah orang sakit dan pembaca digiring dalam persepsi itu Eh ternyata, oh ternyata.Ya, saya salah tebak Seperti biasa, Mbak Sekar jago banget dalam menulis detail Sangat meyakinkan pembaca Pretelan pretelan kecil informasi diberikan Membuat buku ini mengenyangkan Namun, masih banyak pertanyaan yang perlu jawaban meski sudah menutup buku ini Kabar teman teman Ijen gimana yak Dewanti Giok Ah, semuanya yang ditulis sangat detail di awal, mendadak hilang dan tak terkuak di akhir cerita Sangat disayangkan.Terus, saya masih bertanya tanya Ijen kan ingat menamai dirinya sendiri, lalu kenapa lupa terkait sejarah hidupnya sendiri Terkahir, saya jadi ingat adegan di Infinity War, ketika Avangers satu per satu menghilang Persis banget dengan adegan bab bab akhir yang saya bayangkan Hahaha


  6. says:

    Ada satu unsur yang sanggup menghentikan langkah manusia menuju masa depan Saat di mana langkah harus sejenak dialihkan Masa depan harus sejenak diunda Dan itu terjadi pada Sinta.Unsur itu adalah cinta Hal 25 Ijen adalah seorang pelukis yang suka mengidentikkan sesuatu dengan warna warna Suatu hari, di pesta pernikahan sahabatnya, Khaled, terjadi peristiwa mengemparkan Dewanti, istri Khaled tiba tiba lenyap setelah mati lampu Hal ini membuat Khaled frustasi dan melakukan bunuh dir Ada satu unsur yang sanggup menghentikan langkah manusia menuju masa depan Saat di mana langkah harus sejenak dialihkan Masa depan harus sejenak diunda Dan itu terjadi pada Sinta.Unsur itu adalah cinta Hal 25 Ijen adalah seorang pelukis yang suka mengidentikkan sesuatu dengan warna warna Suatu hari, di pesta pernikahan sahabatnya, Khaled, terjadi peristiwa mengemparkan Dewanti, istri Khaled tiba tiba lenyap setelah mati lampu Hal ini membuat Khaled frustasi dan melakukan bunuh diri Untung ia selamat, walaupun koma Tak berselang lama, Khaled yang belum sembuh juga lenyap Disusul dengan menghilangnya teman teman Ijen yang lain Berlainan dengan Ijen, ada Madrim yang baru saja menjadi janda karena suaminya meninggal Madrim mengetahui kenyataan pahit saat mengetahui suaminya ternyata memiliki istri simpanan Ini buku kedua Sekar Ayu Asmara yang kubaca setelah Pintu Terlarang Karena itu aku tahu, meskipun judulnya Doa Ibu, novel ini tak akan bercerita tentang kisah haru menye menye seperti judulnya Tapi merupakan sebuah thriller absurd seperti Pintu Terlarang Selama 35 bab lebih aku masih belum bisa menebak apa hubungan Ijen dan Madrim Aku baru tahu kenyataan sesungguhnya saat penulis sendiri yang membeberkan kebenarannya, yaitu saat akhirnya Ijen dan Madrim dan bertemu Tadinya aku masih berpikir cerita ini adalah murni thriller psikologis seperti Pintu Terlarang Tapi ternyata ada unsur fantasinya Btw, aku suka sensasi penasaran yang kudapatkan saat membaca buku ini Recommended.Bookstagram harovansi


  7. says:

    Buku ini udah lama saya punya, tapi baru beres dibaca weekend kemarin, selama dua hari Plot twist nya seru Sejak awal sampai beberapa halaman akhir buku, saya dibikin penasaran tentang kaitan antara kisah Ijen dan Madrim Sempet kesel juga dengan ketidaklogisan kisah yang ternyata di akhir terjawab So, sabarlah dan baca sampai akhir Yang menarik dari buku ini, tiap bab nggak panjang Rata rata sekitar 3 halaman Dan di akhir tiap bab, berkaitan dengan bahasan awal bab berikutnya Misalnya di Buku ini udah lama saya punya, tapi baru beres dibaca weekend kemarin, selama dua hari Plot twist nya seru Sejak awal sampai beberapa halaman akhir buku, saya dibikin penasaran tentang kaitan antara kisah Ijen dan Madrim Sempet kesel juga dengan ketidaklogisan kisah yang ternyata di akhir terjawab So, sabarlah dan baca sampai akhir Yang menarik dari buku ini, tiap bab nggak panjang Rata rata sekitar 3 halaman Dan di akhir tiap bab, berkaitan dengan bahasan awal bab berikutnya Misalnya di satu bab diakhiri tentang adegan membuka pintu tokoh di kisah Ijen Di bab berikutnya, di kisah Madrim, diawali adegan membuka lemari Kisah Madrim juga memberi sensasi sinestesia kesedihan biasanya berwarna navy blue atau semacamnya Saya nggak ingat nama warna yg disebut di bukunya Haha Spesifik banget soalnya istilahnya.Cuma yang mengganjal, ada istilah yang salah digunakan Penulis menceritakan profesi seorang tokoh sebagai ahli antropologi Tapi di penjelasan berikutnya menjelaskan bahwa dia punya proyek ekskavasi candi di jawa tengah Tanpa menjelaskan bahwa yang diamati kehidupan sosial di sekitar candi, saya berkesimpulan bahwa yang dia maksud sebenarnya ahli arkeologi Meski begitu, secara keseluruhan kisah Doa Ibu tetap menarik Membuat kita berempati dengan fenomena aborsi


  8. says:

    identitas saya baru tahu gaya dan ide menulis sekar ayu, jadi plot twist tentang spoiler alert mereka semua ternyata bayi aborsi yg hidup di dunia paralel, dst merupakan hal baru buat saya yg baru baca karyanya, sih ini bagus banget tapi melihat tanggapan pembaca setia sekar, ternyata ini bukan sesuatu yg baru terlepas dari ini sekar atau bukan sekar, cerita ini disampaikan dengan baik dan penuh emosi.


  9. says:

    Bagus bagi kanak kanak


  10. says:

    This review has been hidden because it contains spoilers To view it, click here Sukaaaa, gak tertebak hingga bab terakhir


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *