Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku MOBI ☆ Bung

Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku ➭ [Ebook] ➨ Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku By Guntur Soekarno ➹ – Thomashillier.co.uk Cerita keseharian tentang Bung Karno di mata Guntur Soekarno bertutur ringan, anekdotik dan berbahasa populer Cerita keseharian tentang Bung Karno di mata Guntur Bapakku, Kawanku, PDF/EPUB ¼ Soekarno bertutur ringan, anekdotik dan berbahasa populer.


10 thoughts on “Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku

  1. Sawitri Sawitri says:

    Mengenal Bapak Proklamator lewat keseharian beliau dilihat dari sudut pandang Guntur Ada banyak tawa di tiap babnya, sungguh sungguh lucu D


  2. nanto nanto says:

    UpdateKepada para gudriders yang baik hati,Barangsiapa punya buku ini, bolehkah saya meminjamnya Musababnya isi buku ini yang lucu akan berguna untuk dibaca disela sela kepeningan yang jadi lumrah dari bacaan rutin saya.Demikian pengumuman ini saya buat seformil mungkin, demi menggambarkan betapa kebutuhan saya akhar terhindar dari khekhar otak karena bacaan mumet.Jakarta, 11 Desember 2008,Atas Nama yang Mumet,Nanto Sriyanto Saya punya potokopiannya yang beli secara tidak sengaja di tukang bu UpdateKepada para gudriders yang baik hati,Barangsiapa punya buku ini, bolehkah saya meminjamnya Musababnya isi buku ini yang lucu akan berguna untuk dibaca disela sela kepeningan yang jadi lumrah dari bacaan rutin saya.Demikian pengumuman ini saya buat seformil mungkin, demi menggambarkan betapa kebutuhan saya akhar terhindar dari khekhar otak karena bacaan mumet.Jakarta, 11 Desember 2008,Atas Nama yang Mumet,Nanto Sriyanto Saya punya potokopiannya yang beli secara tidak sengaja di tukang buku keliling yang suka mangkal di dekat Mesjid Istiqomah Bandung Aslinya saya lihat waktu ujian lisan di rumah dosen saya di Margahayu Bandung Buku kecil dengan kertas stensil paperback karya Guntur ini menggambarkan Bung karno yang berbeda dari banyak buku lainnya.Di dalamnya tidak hanya tentang Bung Karno tetapi cerita juga tentang kawan dan orang lain di sekeliling Bung Karno Mulai dari mentri hingga sopir dan para petugas lain di Istana Negara.Berbicara tentang Bung Karno dari sudut pandang seorang Guntur ternyata menarik Jauh lebih menyentuh karena di dalamnya tergambar keseharian Soekarno baik sebagai kepala negara, ayah, bahkan hingga sosoknya yang dikenal sebagai pengagum wanita.Cerita dalam buku ini sudah banyak dikutip di internet, salah satu ceritanya tentang kunjungan Bung Karno ke negerinya Gamal Abdul Nasser, Mesir, saya kutipkan dari kaskus.us Suatu waktu Bapak ke Republik Persatuan Arab, dari Airport Cairo Bapak bersama rombongan langsung pergi ke penginapan waktu itu Bapak betul betul lelah pokoknya Bapak hari itu mau istirahat total supaya besoknya dalam pertemuan dengan Pak Nasser Bapak benar benar segar Eh tidak tahunya datang Sabur ketok ketok kamar Bapak langsung ia Bapak semprot Aku kan sudah bilang aku mau istirahat Ada utusan Presiden Nasser Pak Dari manaaaa Persetaaaan Utusan dari Pak Nasser Tidaak ferrrdullliii.Ada utusan dari Presiden Nasser Pak Maneh gelo Kunaon teu ngomong ti tadi Kamu gila, kenapa tidak omong dari tadi Siapa utusannya Di mana dia sekarang Inii Pak, aya di pengker abdii ada di belakang saya Marsekal Abdul Hakim Amir Pak Wah Sdr Amir maafkan keadaan saya maklumlah sudah mau tidur.Marsekal Amir mengambil tempoat duduk dan mulai bicara Namun pembicaraannya terlalu santun, hanya mengatakan Nasser ingin mengajak Bung Karno berinspeksi Bung Karno memberikan alasan, dirinya masih terlalu lelah Lalu mengapa acara inspeksi ini mendadak, lagi pula dirinya perlu istirahat.Marsekal Amir agak kecewa, lalu meminta kesediaan Bung Karno agar menemani Nasser inspeksi Bung Karno pun menolak dengan halus.Tetapi eh soalnya adalah Soal apa lagi Soalnya Presiden kami mengundang sahabat beliau, yaitu Presiden Republik Indonesia untuk menginspeksi para penari perut di seluruh pelosok kota Kairo Dan untuk itu kami diperintahkan untuk menyampaikannya pada paduka Yang Mulia Oooh ya Ho ho ho Kenapa tak bilang dari tadi Sampaikan pada Saudaraku Nasser, bahwa Soekarno dari Indonesia akan siap dalam 10 menit Sumber Yang jelas ketika pertama kali membaca buku ini banyak bikin senyum


  3. Fertina N M Fertina N M says:

    When you finished this book, you will have another perspective about our first president, Bung Karno Sepertinya buku ini sudah lama berdiam diantara rimbunnya kumpulan buku Ayah saya Ketika saya iseng untuk membongkar isinya, thanks god i found this book between another interesting books Ketika pertama kali bertemu dengan buku ini kondisinya sudah renta dan pastinya kerta kertasnya sudah sepenuhnya ditutup warna coklat Walaupun demikian, isi buku ini tidak seperti tampak luarnya Kita tidak When you finished this book, you will have another perspective about our first president, Bung Karno Sepertinya buku ini sudah lama berdiam diantara rimbunnya kumpulan buku Ayah saya Ketika saya iseng untuk membongkar isinya, thanks god i found this book between another interesting books Ketika pertama kali bertemu dengan buku ini kondisinya sudah renta dan pastinya kerta kertasnya sudah sepenuhnya ditutup warna coklat Walaupun demikian, isi buku ini tidak seperti tampak luarnya Kita tidak akan menemukan salah satu Bapak Proklamator Indonesia selayaknya tulisan, berita, artikel ataupun esai yang dibuat mengenai dirinya Kita akan membaca buku keseharian Presiden pertama Indonesia dari perspektif anak sulungnya, Guntur Soekarno Putra.Pembaca disuguhkan bagaimana seorang Presiden sekaliber Soekarno adalah seorang manusia biasa pula Seperti salah satunya adalah seberani apa pun Soekarno dengan kolonial dan penjajah, Soekarno tetap takut juga ketika Guntur membawa mobil dengan kecepatan 100 Km atau ia bukan lah seorang yang bisa berenang dan lain sebagainya, yang justru menimbulkan sisi humor dalam buku ini Dibuku ini selain menceritakan pandangan Soekarno terhadap sesuatu, juga menyorot ia sebagai sosok Ayah bagi anak anaknya, terlebih Guntur Soekarno bersikap terbuka terhadap pendapat anaknya mengenai haknya sebagai kaum muslim yang diperbolehkan beristri lebih dari satu Walaupun, Guntur juga harus memperhatikan hak tersebut dalam pendapat yang ia utarakan Banyak pula kejadian lucu yang dipaparkan oleh Guntur di buku ini Seperti ketika Soekarno sedang menghadiri konfrensi negara negera non blok, Bung Karno mencari cara untuk menarik perhatian pendukung Mesir dan India melalui tokoh perjuangannya masing masing, Nasser dan Nehru Sebelum tiba giliran Soekrano berpidato mengenai gagasannya, ia bangkit berdiri dari kursinya menuju kursi Nasser dan membisikan sesuatu dengan raut muka serius dan ditanggapi dengan anggukan oleh Presiden Nasser Kemudian setelah duduk sebentar di kursinya, Soekarno menuju meja yang terdapat Nehru Soekarno melakukan hal yang sama kepada Nehru Seketika suasana konfrensi menjadi panas, karena Soekarno dari Indonesia telah berhasil membuat dua pemimpin India dan Mesir mengangguk setuju pada gagasannya Tapi apa yang dikatakanya Ia hanya mengundang mereka berdua untuk makan malam, setelah melewati waktu konfrensi Ahahaha Taktik perjuangan, begitu lah menurut Soekarno.Dan masih banyak kisah lucu, unik dan menarik diceritakan di buku ini Buku yang jangan sampai ketinggalan untuk dibaca


  4. Pra Pra says:

    sangat menarik, lucu juga mengetahui polah para pejabat bagaimanapun pejabat juga manusia


  5. belajarjadimanusia belajarjadimanusia says:

    Buku yg sangat menghibur dan lucuu


  6. Andre Simanjuntak Andre Simanjuntak says:

    gooooooooooooooooooooooood


  7. Lilik Sulistyorini Lilik Sulistyorini says:

    Membaca buku ini membuat kita seakan masuk dalam kehidupan Presiden Soekarno Baik sebagai politisi saya tidak tega menggunakan istilah politikus bagi Beliau , negarawan, kepala rumah tangga, suami, ayah, sahabat Bagaimana seorang Soekarno bahkan tidak tega membunuh seekor nyamuk dan membiarkan kambing piaraannya berkeliaran bebas dalam istana negara Serangkaian percobaan pembunuhan yang pernah dialami tidak menyurutkan semangatnya mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai kepala negara, hing Membaca buku ini membuat kita seakan masuk dalam kehidupan Presiden Soekarno Baik sebagai politisi saya tidak tega menggunakan istilah politikus bagi Beliau , negarawan, kepala rumah tangga, suami, ayah, sahabat Bagaimana seorang Soekarno bahkan tidak tega membunuh seekor nyamuk dan membiarkan kambing piaraannya berkeliaran bebas dalam istana negara Serangkaian percobaan pembunuhan yang pernah dialami tidak menyurutkan semangatnya mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai kepala negara, hingga sebuah tragedi terencana berhasil mengkudeta Beliau, memaksanya lengser dan pada akhirnya Beliau wafat dalam kondisi ngenes


  8. Bayu Riyadi Bayu Riyadi says:

    An old friend found this book in the dumpster Seriously In the dumpster She picked it up and gave it to me The cover was half torn and half the book s page turned light brown due to water The book was really good You get to read the day to day lives of Bung Karno Unfortunately, I couldn t figure out for the life of me where the book is right now It s probably stashed somewhere in my old room at my mums.


  9. Lolonlun Lolonlun Lolonlun Lolonlun says:

    this is a good book for me


  10. Mario Nandes Mario Nandes says:

    kangen buku ini dulu punya tapi gk tau kemana hilang nya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *